Monday, June 22, 2009

BIOGRAFI NUR UTOMO SANI

Nur Utomo Sani (nama asli : Nur Utomo) lahir di Desa Sumobito Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang Jawa Timur 4 April 1968. Pendidikan : SDN Sumobito I Kab. Jombang (1975-1981), SMPN Sumobito I Kab. Jombang (1981-1984), SMAN Kesamben Kab. Jombang (1984-1987). Setelah lulus SMA mengikuti tes masuk perguruan tinggi ( yang ketika itu namanya SIPENMARU) tahun 1987 tidak terima, akhirnya mengikuti kursus klasik di YASMI ( Yayasan Seni Musik Indonesia ) di Surabaya. Setelah selama satu tahun mengikuti kursus gitar klasik (1987-1988) di YASMI, lalu mencoba lagi tes SIPENMARU, dia dinyatakan diterima di IKIP Malang ( yang sekarang menjadi Universitas Negeri Malang). Setelah menjalani perkuliahan satu semester, dia merasa orang tuanya tidak kuat membiayainya, lalu dia meninggalkan IKIP Malang alias drop out (1988).

Setelah keluar dari IKIP Malang ,dia masuk lagi meneruskan kursus gitar klasiknya di YASMI yang ketika itu dibimbing oleh guru gitar yang juga personil dari group jazz the Master pimpinan pemain jazz legendaris Bobby Chen (pianist), namanya Tri Wiro Wijayanto. Setelah dia merasa sudah cukup belajar gitar klasik selama tiga tahun (1987-1990), dia merasa serasa umum hidup di dunia musik ketika itu tidak menjajikan atau belum bisa dipakai sebagai mata pencarian. Kemudian tahun 1990 dia memutuskan menempuh pendidikan formal lagi masuk di perguruan tinggi swasta di kotanya pada jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris. Selama menempuh kuliah S1 di jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, dia juga mengajar ekstra kurikuler musik di beberapa sekolah di kotanya diantaranya tercatat pernah ngajar ekstra musik di MtsN Kesamben Jombang dan SMK PGRI I Jombang. Selain itu dia juga pernah mengajar pelajaran seni musik (bukan ekstra) di sekolah- sekolah diantaranya MtsN Kesamben, SMA YPM Sumobito, MA Negeri Mojoagung , SMA Darul Ulum 1 Peterongan (kompleks PP Darul Ulum Peterongan Jombang).

Setelah lulus kuliah jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, dia menyatakan berhenti untuk mengajar pelajaran Seni Musik. Dia merasa menjadi guru seni musik di sekolah kurang ada artinya karena pelajaran seni musik dan pada umumnya semua pelajaran seni dipandang sebelah mata baik oleh siswa-siswanya maupun lembaganya (sekolah reguler). Akhirnya dia ,memutuskan untuk menjadi guru mata pelajaran Bahasa Inggris. Diantara sekolah-sekolah yang pernah dia singgahi untuk mengajar Bahasa Inggris adalah : MtsN Kesamben; SMPN 2 Mojoagung, SMA YPM Sumobito; SMKN Sooko Mojokerto, SMAN 3 Jombang.

Pada tahun 2000 dia mengikuti audisi (tes) untuk menjadi instruktur gitar klasik di Yamaha Music School Surabaya, namun pada tahun itu gagal. Pada tahun berikutnya yaitu tahun 2001 ikut audisi lagi, akhirnya dia diterima secara resmi menjadi instruktur gitar klasik Yamaha Music School. Dia diberi tugas mengajar di Sekolah Musik Yamaha, Istana Musik Jombang dan Mojokerto hingga sekarang (2018). Pada Tahun 2003, setelah melalui seleksi, dia juga dinyatakan diterima menjadi PNS dan ditugaskan di Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang hingga sekarang (2018). Setelah menjadi PNS, dia juga pernah ditugaskan oleh instasinya untuk mengajar Bahasa Inggris di sekolah-sekolah yang kurang guru Bahasa Inggrisnya diantaranya adalah SMPN 1 Mojoagung dan SMPN 1 Jombang. Pada tahun 2005 dia juga pernah ditugaskan mengajar pelajaran seni musik di kelas akselerasi di SMAN 3 Jombang.

No comments :

Post a Comment