Sudah Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Negara
tetangga kita “Singapura” adalah Negara yang lebih maju beberapa langkah (
bukan hanya satu langkah ) dari kita Indonesia, penduduknya sangat tertib dan
disiplin, pendapatan per kapitanya juga sangat tinggi, perkembangan bidang
industrinya juga sangat pesat. Pembangunan infrastrukturnya juga ‘mentereng’,
industri wisatanya juga bak surga dunia.
Bukan menyanjung dia tapi memang kenyataannya begitu. Kenapa bisa seperti itu ?
Aspirasi ini adalah aspirasi saya asli bukan anjuran dari siapapun. Setiap warga negara boleh menyampaikan aspirasi yang bersifat membangun.
Friday, September 30, 2016
Saturday, September 17, 2016
Indonesia akan lebih stabil dengan hanya sedikit Partai
Indonesia
menganut demokrasi yang saya sendiri katakan ‘demokrasi yang kebablasan’. Ini
saya tinjau dari jumlah partai yang setiap lima tahun ikut berpartisipasi dalam
pemilu. Kita lihat setiap pemilu digelar jumlah partai yang ikut ‘kontes’
selalu tidak sama dengan pemilu sebelumnya. Jadi, tidak ada ketetapan jumlah
partai serta tidak ada aturan yang membatasi jumlah kontestan dalam pemilu.
Beda dengan negara-negara barat yang orang katakan sebagai kiblatnya demokrasi,
misalnya negara yang paling menjadi kiblat demokrasi yaitu Amerika serikat, disana hanya
ada 2 partai yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik. Di Inggris juga hanya
ada dua partai yaitu Partai Konservatif dan Partai Buruh. Memang kalau saya pikir
dengan hanya 2 partai sebagai kontestan, maka masa persiapan hingga
terlaksananya pemilu tidak seruet di Indonesia. Sebagai contoh yang paling
nyata adalah sumbangan dana pemerintah kepada partai yang memang diatur oleh regulasi di Indonesia, tidak
efektif . Belum lagi yang lainnya misalnya adanya konflik horisontal ( termasuk
dualisme kepemimpinan partai ) yang sering terjadi di Indonesia,
Subscribe to:
Comments
(
Atom
)